Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi (c) Aprilia Racing
SUKMABOLA – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, menyesali kecelakaan yang ia alami dengan Marc Marquez di MotoGP Indonesia 2025 di Mandalika. Sebab, mereka tak bisa berduel sengit dalam lima seri terakhir akibat cedera bahu yang dilanda Marquez.
Sejak pertengahan musim, Marquez dan Bezzecchi memang memanjakan fans balap dengan duel-duel menarik sampai lap-lap terakhir. Sayangnya, duel mereka tidak bisa berlanjut menjelang akhir musim akibat Marquez mengalami cedera bahu kanan.
Cedera itu Marquez peroleh setelah tertabrak Bezzecchi pada lap pertama balapan utama di Mandalika. Usai balapan, Marquez menyatakan Bezzecchi sampai dua kali meminta maaf padanya, dan mengaku yakin bahwa tak ada unsur kesengajaan dari rider Italia itu.
MotoGP 2025 Berakhir Tak Sesuai Bayangan

Tabrakan Marc Marquez vs Marco Bezzecchi di Tikungan 7 Sirkuit Mandalika dalam balapan utama MotoGP Indonesia 2025. (c) Dorna Sport/MotoGP
Dalam wawancaranya dengan Speedweek pada Jumat (28/11/2025), Bezzecchi juga menyatakan bahwa mengakhiri musim 2025 tanpa kehadiran Marquez di luar dugaannya. Ia yakin, andai Marquez tak cedera, mereka bisa berduel sampai akhir musim.
“Kami berdua terjatuh di Indonesia, dan akibatnya musim ini tidak berakhir seperti yang saya bayangkan. Akan sangat menyenangkan bisa terus bertarung dengannya dan berharap mengalahkannya dalam duel langsung,” ungkap rider asal Italia itu.
Marco Bezzecchi Sebut Marc Marquez Sebagai Patokan
Uniknya, makin sering berduel, Marquez dan Bezzecchi justru makin akrab. Padahal, pada musim-musim sebelumnya, mereka cukup sering cekcok. ‘Bez’ pun menyatakan bahwa ia memandang Marquez sebagai pembalap yang hebat.
“Saya melihat Marc sebagai tolok ukur, pembalap terkuat saat ini. Itu sudah pasti. Tidak mungkin melihatnya dengan cara lain, karena ia merebut gelar dunia dengan lima balapan tersisa,” pungkas anak didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy ini.
Sumber: Speedweek
